5 Pelatih yang Terancam Dipecat Pada Akhir Musim

12 May 0

5 Pelatih yang Terancam Dipecat Pada Akhir Musim

 

Pada awal musim, setiap pelatih biasanya punya target untuk memenangkan gelar. Akan tetapi, tidak semua pelatih bisa memenuhi target.

Pelatih yang tidak mampu menghasilkan prestasi pasti akan berada dalam masalah. Mereka berpotensi kehilangan pekerjaannya.

Julen Lopetegui, Jose Mourinho, atau Thierry Henry adalah contoh pelatih yang dipecat pada musim ini. Namun, tidak menutup kemungkinan beberapa pelatih di Eropa akan menyusul jejak mereka pada akhir musim.

Berikut ini lima pelatih yang terancam dipecat pada akhir musim seperti dilansir Ronaldo.com.

 

Luciano Spalletti (Inter Milan)

Luciano Spalletti (Inter Milan)

Pelatih Inter Milan ini sudah terlibat masalah dengan sebagian pemainnya pada musim ini. Ini adalah alasan utama mengapa dia mungkin dipecat pada akhir musim dan ada banyak pelatih yang bisa menggantikannya.

Spalletti sempat berselisih dengan Mauro Icardi. Dampaknya, Spalletti mungkin akan terdepak dari Giuseppe Meazza.

Manajemen pada era modern cenderung memihak pemain ketika mereka berselisih dengan pelatih. Ini tidak terkecuali di Inter.

Inter juga akan menyelesaikan musim di tempat ketiga. Namun, mereka hampir tertinggal 30 poin di belakang pemuncak klasemen Juventus.

 

Niko Kovac (Bayern Munchen)

Niko Kovac (Bayern Munchen)

Karier Niko Kovac di Bayern Munchen tidak berjalan dengan mulus. Dia bahkan sempat berselisih dengan beberapa pemainnya.

Manajemen klub juga tidak senang karena pelatih tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari dari pemain kunci seperti James Rodriguez atau Thiago Alcantara.

Ini mungkin alasan yang cukup bagus bagi Bayern untuk memecat Kovac sebelum musim baru dimulai. Ada beberapa pelatih bagus yang tersedia saat ini dan klub pasti menginginkan nama yang kuat untuk memimpin proyek baru.

Thomas Tuchel (PSG)

Thomas Tuchel (PSG)

Pelatih PSG Thomas Tuchel menyaksikan timnya dalam pertandingan Ligue 1 antara PSG dan Nice di stadion Parc des Princes, Sabtu, 4 Mei 2019. © AP Photo

Pelatih Jerman itu dilaporkan akan mendapat kesempatan kedua di PSG setelah gagal menjuarai Liga Champions. Namun, tersedianya pelatih seperti Jose Mourinho bisa membuat nasibnya berubah pada akhir musim.

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi sangat ingin melihat klub memenangkan trofi Liga Champions. Dia pasti bersedia berjudi dengan pelatih yang sudah pernah melakukannya dua kali.

Massimiliano Allegri (Juventus)

Massimiliano Allegri (Juventus)

Meski sudah memenangkan Serie A lima kali secara beruntun untuk Juventus, ada perasaan umum kalau Massimiliano Allegri tidak mampu memenangkan Liga Champions.

Pelatih Italia sudah kehilangan dua trofi Liga Champions pada 2015 dan 2017. Klub kemudian mendatangkan Ronaldo dan dia masih belum bisa memenangkannya.

Juventus mungkin akhirnya akan memilih pelatih lain selagi penyerang Portugal itu masih berada di puncak permainannya.

Posisi Allegri masih dipastikan aman untuk saat ini. Pergantian pelatih secara tiba-tiba mungkin saja bisa terjadi.

Ernesto Valverde (Barcelona)

Ernesto Valverde (Barcelona)

Pelatih Barcelona itu mampu membuat para fans menikmati hasil yang bagus sepanjang musim. Namun, ujian terbesar Ernesto Valverde adalah Liga Champions.

Valverde sadar bahwa tersingkir sebelum mencapai final bisa membuatnya dipecat. Itulah situasinya sekarang.

Mantan pelatih Real Sociedad itu tengah berada dalam tekanan. Petinggi Barcelona dikabarkan sedang mencari penggantinya.

Barcelona sepertinya tidak akan mempertahankan Valverde karena dia sudah gagal di Liga Champions dua kali. Kandidat penggantinya adalah Xavi Hernandez dan Erik ten Hag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *